Alumni SMAM 98
SMAM 1 Garut angkatan 98
Alumni SMAM I GARUT '98
Tuesday, December 17, 2013
Sunday, December 8, 2013
Impian dan cinta akan saling memberi
satu dengan yang lain, serupa dengan apa yang dilakukan matahari ketika
mendekati malam dan yang dilakukan bulan ketika mendekati pagi”
“Saya adalah seorang pendosa di mana
Tuhan dan diri saya sendiri, ketika saya makan rotinya dan menawarkan
kepadanya badan saya -demi kedermawanannya. Kini saya suci dan bersih,
karena hukum cinta membebaskan manusia dan membuatku terhormat serta
penuh keyakinan”
Laki – laki yang tidak memaafkan wanita untuk kesalahan kecilnya, tak akan dapat menikmati besar kebaikannya”
“Tuhan telah menciptakan pada kalian
jiwa bersayap untuk terbang mengarungi cakrawala cinta dan kebebasan.
Betapa sedihnya memotong sayap itu dengan tanganmu sendiri dan menyiksa
jiwamu seperti kutu yang merayap di atas bumi”
“Di sinilah cinta mulai menerjemahkan
prosa kehidupan ke dalam himne yang digubah oleh malam, dan dinyanyikan
oleh pagi. Di sinilah cinta menyingkapkan cadar, dan menerangi lekuk –
lekuk hati, menciptakan puncak kebahagiaan kala suma menyembah Tuhan”
“Banyak hal yang kucintai, tetapi
ternyata dibenci orang – orang. Sedangkan hal – hal yang kubenci,
ternyata mereka cintai. Hal – hal yang kucintai saat masih kanak – kanak
tetap kucintai sampai saat ini. Dan yang kucintai saat ini akan
kucintai sampai akhir kehidupan nanti. Sebab menurutku cinta adalah
segala yang dapat menghilangkannya dariku”
“Cinta yang tidak memperbarui dirinya setiap hari akan menjadi kebiasaan dan akhirnya menjadi perbudakan”
“Cinta berlalu di depan kita, terbalut
dalam kerendahan hati, tetapi kita lari darinya dalam ketakutan, atau
bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejar, untuk berbuat
jahat atas namanya”
“Apakah kau melihat sesuatu kebaikan
dalam diriku, kekasihku? Dan apakah kau memerlukan kebaikan? Kata –
katam melukai dengan kemanisan, jadi apa seharusnya jawabanku? Andaikan
dalam diriku memang ada sesuatu yang kau butuhkan, sahabatku, maka
diriku milikmu seluruhnya. Kebaikan bukan dengan sendirinya kebajikan;
ini lawan kata kebodohan. Dapatkah kebodohan tinggal di tempat yang
‘penuh kasih sayang?”
“Jika kebaikan terkandung dalam cinta
kepada apa yang agung, dan dalam kerinduan akan jauh dan tak terlihat –
jika kebaikan adalah semua hal tersebut, maka akulah salah satu dari
orang – orang yang memiliki kebaikan. Tapi jika itu terletak dalam hal –
hal yang lain dari ini semua, maka aku tidak tahu atau siapa aku ini.
Menurutku, kekasih, wanita yang sempurna harus menuntut hadirnya
kebaikan dalam jiwa seorang pria, sekalipun ia bodoh”
“Aku mencintai kekasihku yang mungil,
tapi dalam pikiranku aku tidak tahu mengapa aku mencintainya. Aku tidak
mau tahu dalam pikiranku. Sudah cukup bahwa aku mencintainya dalam hati
dan jiwaku. Sudah cukup bagiku untuk menyandarkan kepalaku pada bahunya
kalau aku sedih, kesepian dan kesendirian, atau kalau aku bahagia amat
bergairah dan penuh keajaiban. Sudah cukup bagiku untuk berjalan di
sampingnya ke puncak gunung dan sekali tempo mengatakan kepadanya,
“kaulah rekanku, kaulah kawanku”
“Oh, kekasih, jangan takut kepada cinta;
teman hatiku. Kita harus menyerah kepada cinta meskipun yang ia bawa
berupa rasa pedih, rasa tersingkir, rasa rindu, dan meskipun banyak
keheranan dan kebingungan yang dibawanya”
“Kebahagiaan perempuan tidak terletak
pada kemuliaan sang suami, bukan pada kehormatan dan kelembutannya. Tapi
pada cinta yang memadukan jiwanya dan jiwa lelaki yang dicintainya.
Kasih sayangnya tercurah – hati menjadikan masing – masing sebagai satu
anggota badan kehidupan dan dalam satu kalimat di atas bibir Tuhan”
“Hari ini aku telah bersama laki – laki
yang kucintai, ia dan aku menyatu dalam nyala obor Tuhan yang telah
diciptakan sebelum dunia ada. Tak ada satu kekuasaan puin di alam ini
yang mampu merampas kebahagiaanku. Karena kebahagiaanku memancar dari
rengkuhan dua jiwa yang dipadukan oleh saling pengertian dan dipayungi
dengan cinta kasih”
“Cinta memiliki jemari yang sehalus
sutera, yang kuku – kukunya yang runcing meremas jantung dan membuat
manusia menderita karena duka. Dan cinta adalah sekumpulan duka yang
terangkum dalam pujian doa, membumbung ke angkasa bersama harum aroma
dupa”
“Setelah melakukan semua ini, dia
tersenyum dan dari balik kata – katanya yang lembut dan ungkapan
cintanya, dia sembunyikan syahwat dan nafsu hewaniah”
“Cinta yang terbatas ingin memiliki yang
di cintai, tapi cinta yang tak terbatas hanya terbatas menginginkan
cinta itu sendiri, cinta yang tumbuh dalam perpaduan kenaifan dan gairah
masa muda, memuaskan diri dengan memiliki dan tumbuh dengan pelukan.
Tapi cinta yang dilahirkan bersama segala rahasia malam tidak pernah
puas dengan apa pun selain keabadian dan kelestarian dan ia hanya
membungkuk dan patuh kepada Tuhan”
—
Monday, August 26, 2013
#Adi in Action
Buat Kak Olga, smoga lekas sembuh.....jangan Betah sakitnya ya....
Get well soon
Tuesday, August 13, 2013
Hanya satu...
Jangan pergiTetaplah disini
Dengan aku berdua
Bagai bulan bintang
Yang slalu mencintaSetia berdua
Pasrahkan semua hatimuMencintaiku
Ini cinta terakhiryang ingin ku rajut hanya dengan kamu
Walau ini susah akan aku tempuhSemua perjalanan
Ini cinta terakhir yang ingin ku rajut
Hanya dengan kamu
Walau ini susah akan aku tempuh
Semua perjalanan cintaku
Jangan takut aku disini
Untukmu mencintaimu
just foryouSriHartati
Dengan aku berdua
Bagai bulan bintang
Yang slalu mencintaSetia berdua
Pasrahkan semua hatimuMencintaiku
Ini cinta terakhiryang ingin ku rajut hanya dengan kamu
Walau ini susah akan aku tempuhSemua perjalanan
Ini cinta terakhir yang ingin ku rajut
Hanya dengan kamu
Walau ini susah akan aku tempuh
Semua perjalanan cintaku
Jangan takut aku disini
Untukmu mencintaimu
just foryouSriHartati
Subscribe to:
Posts (Atom)